Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

Memikirkan dengan penuh penasaran. :)

Mohon maaf saya sedang menulis diblog saya saat tengah malam, akibatnya aku sering memikirannya dan penasaran "entah dia sering melihatku saat digereja". Dalam hati saya yang berbicara, tapi itu tidak akan sampai teman2 saya tahu jika aku memikirannya. Hatiku memang penuh perasaan, terutama wanita memiliki hati penuh perasaan *bahkan saya sendiri yang bisa merasakan*. Jujur saja, aku bukan memikirannya melainkan hati saya yang penuh peka jika dia melihatku.. Seringkali hati saya yang berbicara, see below! "why do you seeing me when we in church?" itu simpan hati saya, sempat aku berpikir untuk bertanya padanya tetapi belum waktunya. Hampir setiap minggu dia sering melihatku ketika saya berngobrol lainnya atau saya sendirian, aku berpikir dia menyukaiku, namun belum tahu apakah benar tidak. Akhirnya aku ingin bertanya hal itu yang kutanya berasal hati padanya lewat hp saya, sekiranya tidak salah tanggal 10 november. Pada tanggal 10 november, saya yang memulai ...

Saat aku bertemu dengan seorang baru kenal..

2 bulan yang lalu, aku baru bertemu dengan seorang baru kukenal di Gereja. Aku melihatnya tanpa jabat tangan, sepertinya belum kenal.. Tapi, dia hanya melewati saja tanpa kenal siapapun, dia berjalan menuju tempat beribadah.. Sebenarnya aku mencoba berkomunikasi dengannya, tapi dalam hati "apakah ini kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Inggris? karena saya itu tunarungu, bagiku tidak semudah itu". Dalam pertanyaan dalam hati saya itu pasti ada yang JK (Jalan Keluar) untuk berkomunikasi dengannya.. Saat di tempat beribadah, saya duduk di sebelah teman saya.. Dan, aku masih melihatnya tapi bukan bermaksud menyukainya.. Melainkan, aku mencoba menangkap isi orbolan antara dia dan guru saya.. Ternyata, aku mengerti isi orbolan antara mereka, namun dia bisa berbahasa Indonesia.. Beruntungnya, kalau dia masih berbahasa Inggris dan begitupun tidak semudah itu.. Sebab, vokal saya masih belum lancar.. Jadi, akibatnya mengalami kesulitan besar bagiku.. Beberapa jam, kami masih ...

Itulah diriku.. :)

"When you are still remembered, why I never mention his name? When you want to give a smile to me, why I could never smile to you? When you before me to say "I love you", why do not I feel love for you? When you are seeing, why I often do not care for you?" Jujur saja, aku yang mengakui diri sendiri, pribadi saya memang segituannya.. Dan, aku masih mencoba beberapa hal yang harus aku perbaiki, ternyata menjadi diri sendiri itu sulit diubahkan ya? Bayangkan kalo menjadi diri sendiri? Apakah hal itu semudah? *dalam hati saya penuh tanya*