Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Pertanyaan dari teman saya, biarpun saya akan menjawab pertanyaan itu.

Bagaimana kehidupanmu dalam kondisi kekurangan pendengaran (tunarungu) selama ini? Jawabanku : Kehidupanku serasa sunyi, tetapi tidak sunyi adalah HATI. Aku dulu pernah fokus kekuranganku, tapi sekarang enggak. Hatiku saja tidak pernah sunyi, hati aku selalu dapat berbicara. Biasanya, hati aku itu dapat berbicara yang menuju ke pikiranku buat kesimpulan. Saat memakai ABD, aku merasa dunia yang dapat memasuki hidupku cukup rumit dan rasanya mau berantakan dengarnya. Hehe J       Apakah ada masalah selama menjalani   kehidupan ini? Masalah apa yang paling sulit yang kamu hadapi? Jawab : Tentunya ada, selalu ada pada umumnya. Masalah yang sangat sulit adalah berkomunikasi di luar lingkungan, karena di luar tidak begitu mudah bagi aku yang   kubayangkan. Aku sih pernah diminta guru aku untuk bersosialisasi dengan beberapa sekolah umum maupun diluar lingkungan, ternyata bagiku itu hanya mencoba berkomunikasi dengan di luar dan menghilangkan rasa minder. Tap...

Pekerjaan oh pekerjaan part 1

Aku ini tunarungu yang pertama kali yang memasuki pekerjaan normal, meski masih baru. Aku merasakan lebih cepat ketimbang mengetahui keberadaan pekerjaan di alam hidupku. Aku saat berada kesusahan, aku nyaris menyerah dalam pekerjaan itu. Tapi, aku tahu melakukan itu bahkan aku berusaha untuk mengoperasi pikiran aku berhubungan dalam dunia pekerjaan. Justru itu, ada yang menjengkelkanku, ada yang bikin aku frustasi, dsb itu akan mengubah pikiran apa yang telah kita rasakan dalam dunia pekerjaan.Dan, satu kata "nikmati" walau tidak sesuai, mungkin saja ada yang merasuki hidup aku justru aku sedang mengunggah hati yang mengerikan dalam ketidaksesuaianku. Dengan sebenarnya, ketidaksesuaianku yang mengurung emosi aku ternyata emosi aku lebih seberapapun. Kenapa? Karena itu, emosi aku mampu menembuskan sesuatu berbau negatif. Nah itu, aku berusaha mengusir sesuatu berbau negatif yang ada dalam hidup saya. Mungkin butuh rehabilitas lebih lama, tidak berani aku berikan yang pasti...

BAHAGIA itu apa?

 Apa arti KEBAHAGIAAN? Jawaban adalah berasal dari DIRI SENDIRI, terutama persepsi Anda sungguh berbeda tetapi tidak ada tahu yang tahu orang itu SESUNGGUHNYA. (Pendapat aku yang berhubungan isi pikiranku.)  Tentu saja aku sering mendengar satu kata "BAHAGIA", tapi ada yang melengkapi penjelasan yang ada dalam penelitian berasal dari Indonesia. Adakah yang bisa membuatmu bahagia dalam apapun suatu nanti? Nah itu dalam pertanyaan yang ada pikiran kita semua, dalam pertanyaan itu tidak begitu yang kau pikirkan. Ada yang memberi penjelasan tentang itu. Maka dari itu, kita semua akan merasakan apa yang berada titik BAHAGIA. Namun penelitian hanya sekedar penjelasan saja, secara sederhana saja. Baca dan rasa yang telah terjadi pada diri Anda sendiri.  "Pertama, kebutuhan mempertahankan hidup (fisiologis) berupa makan, pakaian, istirahat, seks, dan lain2 yang merupakan kebutuhan dasar kita sehari-hari. Jika tidak ada masalah dengan hal itu, maka kebutuhan menanjak teru...

Sejuta makna :)

"Sejuta aksi yang telah membakar Anda semangat. Sejuta kebaikan yang telah menujukkan tindakan Anda. Sejuta kasih sayang yang Anda miliki. Sejuta perhatian yang Anda telah beri. Sejuta rasa yang telah membuat hidup Anda yang nyata. Sejuta ikhlas yang telah mempelajari Anda untuk bersabar. Sejuta nikmat yang patut Anda syukuri. Sejuta bahagia saat Anda menderita dalam apapun. Sejuta senyuman yang telah menwarnai hidup Anda. Sejuta kenangan yang telah membuat Anda tak mampu melupakan. Sejuta jiwa yang telah menggema hati Anda. Sejuta cinta yang mampu membuat Anda jatuh cinta. Sejuta terimakasih yang telah beri manfaat yang Anda lakukan." By : Indira Barus. It is my word. Sejuta apapun yang mampu memaknai kehidupan Anda yang Anda lakukan. Benakku hanya tiba-tiba muncul saja, jadi aku menulis sini karena ada yang merasuki pikiranku. Dari itu, aku mengeluarkan kata-kata yang kutulis dan merasakan yang lebih mendalam. Silahkan Anda membaca sambil '...

Like this!

Ketika saya merasa 'berat' dalam diri saya saat menimpa masalah yang kuterima, tapi semua ini yang sudah kulakukan padanya. Justru itu, GAGAL pula. Karena, saya terlalu banyak 'janji' yang tak ku tepati. Kurasa masalah itu sangat mengurung hidup saya, aku berpikir bahwa hidup itu telah terbawa olehnya. Hidupku penuh derita, susah dan HANCUR. Namun itu, luar dugaanku tidak seperti itu bahkan hidupku akan mengubah yang lebih 'BESAR'. Tapi sebenarnya saya itu lebih banyak memberikannya dengan penjelasanku kepadanya secara detail tapi singkat. Supaya itu bisa membuat mereka berpikir dengan penjelasanku, seolah itu akan mendewasakan dengan segala hal. Ternyata, mereka tidak berpikir hal itu malah membentakku. Dalam hati saya "lebih baik seribu bahasa saja, daripada saya memberinya penjelasanku ke mereka sebaliknya mereka membentakku". Rasanya sedih sudah, takkan kebahagiaan yang ada dalam diriku. Kebahagiaan hanyalah semu. Posisi saya ada yang mevisualka...

Ini ceritaku, mana ceritamu? :D

Inilah ceritaku  Mana ceritamu? :D Inilah mau belajar untuk mandiri.. Kami tampak antusias menjual hasil karya yang biasanya dipagi hari . Adakah yang antusias yang sangat tinggi? Tentu kami memiliki rasa antusias, kalian pun sama!  Inilah komunitas CREARU.. Komunitas masih vakum selama 1 tahun. Karena kami rela meminjamkan jam kerja buat mempersiapkan UN atau try out. Apapun yang kami mampu untuk berkreatif hasil karya kami berdasarkan ide2 kami masing2.  Di kelas 10 SMA, sausana hening kami sedang memgerjakan tugas kami masing2. Tugas kami adalah membuat clay dari bahan tepung, suatu saat kami begitu serius untuk membuat clay dengan seberapa cara. Dengan konsentrasi, tanpa sadar bahwa tepung itu ada di mulut saya tapi sebenarnya saya tidak sengaja. Betapa bodoh menerima ajaknya, aku diajak oleh teman saya sendiri mau berfoto berempat malah teman2 saya menertawakanku. Dalam pikiranku “entah ada apa ya?”, aku merasa aneh pada mere...

SERBA SALAH!

Jawabanku banyak salah, diriku salah, hidupku serba salah. Itulah sebuah kesalahanku yang berat, tetapi ingat pesan guru saya termasuk orangtua saya "setiap kali banyak salah, janganlah takut dengan berbuat salah itu akan memberi pelajaran bagimu. Kalau tidak merasakan kesalahan kita, maka kita belum bisa melakukan sampai titik keberhasilan. Jika mendapatkan kesalahan kita, itu akan jadikan pelajaran. Belajar dengan usaha keras!" Saya berpikir dengan keras dan dalam hati saya "kenapa ya saya harus fokus kesalahanku? Apa itu harus saya bertindak agar jera dengan kesalahanku?". Pikiranku berubah menjadi serius, awalnya merasakan yang ada yang sama pendapat guru saya. Itu menjadi menambah beban, bukan saya abaikan pendapatnya. Pendapatnya secara tegas dan dilihat dari faktaku. Pendapatnya digunakan untuk mempelajari dengan sebaik-baiknya, itu bukan MAIN! Sedikit demi sedikit saya akan belajar mengenal diri sendiri, untuk mengenal diri sendiri, titik awal posisi mana ...