Jawabanku banyak salah, diriku salah, hidupku serba salah. Itulah sebuah kesalahanku yang berat, tetapi ingat pesan guru saya termasuk orangtua saya "setiap kali banyak salah, janganlah takut dengan berbuat salah itu akan memberi pelajaran bagimu. Kalau tidak merasakan kesalahan kita, maka kita belum bisa melakukan sampai titik keberhasilan. Jika mendapatkan kesalahan kita, itu akan jadikan pelajaran. Belajar dengan usaha keras!"
Saya berpikir dengan keras dan dalam hati saya "kenapa ya saya harus fokus kesalahanku? Apa itu harus saya bertindak agar jera dengan kesalahanku?". Pikiranku berubah menjadi serius, awalnya merasakan yang ada yang sama pendapat guru saya. Itu menjadi menambah beban, bukan saya abaikan pendapatnya. Pendapatnya secara tegas dan dilihat dari faktaku. Pendapatnya digunakan untuk mempelajari dengan sebaik-baiknya, itu bukan MAIN! Sedikit demi sedikit saya akan belajar mengenal diri sendiri, untuk mengenal diri sendiri, titik awal posisi mana yang saya berbuat. Belajar diri sendiri secara menyesuaikan situasi yang sekitarku, manakah yang lebih cocok dengan sesuai situasi agar mereka bisa menikmati denganku. Sangatlah penting bagi kita semua.
Tidak perlu menyesali jika mendapatkan kesalahan tersebut, tapi jangan meneruskan kesalahan yang sama itu akan datang buruk kembali seperti semula.*berikan peringatan diri sendiri :D*
Kenyataannya, kehidupanku diakui banyak salah, tetapi tidak terlalu banyak. Secukupannya. Tapi, saya bangga bisa belajar dari kesalahan itu. Jika tidak belajar dari kesalahan maka tidak bisa berbuat apa2 malah dapat resiko dan sangatlah resiko. Namun, saya banyak mengerti apa yang kulakukan.yang berkaitan pengalaman saat mendapatkan kesalahan2 masing2. :)
Bersyukurlah ketika aku bisa belajar dari kesalahanku tersebut, sebut saja ini PENGALAMAN saya! :)
Saya berpikir dengan keras dan dalam hati saya "kenapa ya saya harus fokus kesalahanku? Apa itu harus saya bertindak agar jera dengan kesalahanku?". Pikiranku berubah menjadi serius, awalnya merasakan yang ada yang sama pendapat guru saya. Itu menjadi menambah beban, bukan saya abaikan pendapatnya. Pendapatnya secara tegas dan dilihat dari faktaku. Pendapatnya digunakan untuk mempelajari dengan sebaik-baiknya, itu bukan MAIN! Sedikit demi sedikit saya akan belajar mengenal diri sendiri, untuk mengenal diri sendiri, titik awal posisi mana yang saya berbuat. Belajar diri sendiri secara menyesuaikan situasi yang sekitarku, manakah yang lebih cocok dengan sesuai situasi agar mereka bisa menikmati denganku. Sangatlah penting bagi kita semua.
Tidak perlu menyesali jika mendapatkan kesalahan tersebut, tapi jangan meneruskan kesalahan yang sama itu akan datang buruk kembali seperti semula.*berikan peringatan diri sendiri :D*
Kenyataannya, kehidupanku diakui banyak salah, tetapi tidak terlalu banyak. Secukupannya. Tapi, saya bangga bisa belajar dari kesalahan itu. Jika tidak belajar dari kesalahan maka tidak bisa berbuat apa2 malah dapat resiko dan sangatlah resiko. Namun, saya banyak mengerti apa yang kulakukan.yang berkaitan pengalaman saat mendapatkan kesalahan2 masing2. :)
Bersyukurlah ketika aku bisa belajar dari kesalahanku tersebut, sebut saja ini PENGALAMAN saya! :)
Komentar
Posting Komentar