Langsung ke konten utama
Hello! I'm back! 
Be the way, I was busy to handle my task while I got the activies and job! 

Aku senang kembali menulis di blogku, menulis adalah ceritaku. Apapun suaraku yang kupakai buat menulis. Ya, ini adalah kehidupanku. 

Kehidupanku masih tetap datar, tapi menjalani hidupku penuh berliku-liku karena sedang memperjuangkan hak-hak dalam segala hal. Hidup aku dalam dunia sunyi karena aku terlahir anak Tuli sejak lahir. Tapi, aku bersyukur aku normal selayaknya anak normal sehingga lebih bersyukur lagi keluargaku menggunakan bahasa Isyarat (abjad). Bahasa Isyarat adalah akses komunikasi bagi anak Tuli. Selama hidup yang penuh sunyi, aku sini tidak begitu menghiraukan dengan masa depanku. Selalu bersyukur jika memproses dalam hidupku yang dijalani. Jadi, aku masih berusaha belajar menyerap lingkungan yang berbeda agar meningkatkan kualitas dan kenyamanan kita gunakan. 

Salam semangat, Ira. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2022, I am back.

6 tahun yang lalu, hidupku penuh kejutan dan mampu melewati kehidupanku saat ditengah badai yang menyerangku. Hidup ini tidak selalu indah yang kukira, hanya bisa kita merasakan adalah titik dimana aku rasakan lalu akan merenungkan.  Pekerjaanku? Cinta? Rencana? Keluarga? Pendidikan? banyak yang hal yang terjadi di hidup saat ini, yang ku lewati. So, aku berusaha untuk menghargai waktuku dan berusaha sebaik mungkin terhadap kehidupan saat ini.  Banyak hal yang aku harus mengejar tujuanku akan capai, tujuanku merupakan pencarian jati diri yang akan dibentuk. Nah, aku masih mencari apa penyebabnya dan solusinya saat aku menjalani hidup aku. Tidak mudah ketika aku menjalani tujuan dan hidup, karena banyaknya yang akan kubenahi.  Saatnya, aku melanjutkan hidup pada berikutnya :)

Itulah diriku.. :)

"When you are still remembered, why I never mention his name? When you want to give a smile to me, why I could never smile to you? When you before me to say "I love you", why do not I feel love for you? When you are seeing, why I often do not care for you?" Jujur saja, aku yang mengakui diri sendiri, pribadi saya memang segituannya.. Dan, aku masih mencoba beberapa hal yang harus aku perbaiki, ternyata menjadi diri sendiri itu sulit diubahkan ya? Bayangkan kalo menjadi diri sendiri? Apakah hal itu semudah? *dalam hati saya penuh tanya*

Pertanyaan dari teman saya, biarpun saya akan menjawab pertanyaan itu.

Bagaimana kehidupanmu dalam kondisi kekurangan pendengaran (tunarungu) selama ini? Jawabanku : Kehidupanku serasa sunyi, tetapi tidak sunyi adalah HATI. Aku dulu pernah fokus kekuranganku, tapi sekarang enggak. Hatiku saja tidak pernah sunyi, hati aku selalu dapat berbicara. Biasanya, hati aku itu dapat berbicara yang menuju ke pikiranku buat kesimpulan. Saat memakai ABD, aku merasa dunia yang dapat memasuki hidupku cukup rumit dan rasanya mau berantakan dengarnya. Hehe J       Apakah ada masalah selama menjalani   kehidupan ini? Masalah apa yang paling sulit yang kamu hadapi? Jawab : Tentunya ada, selalu ada pada umumnya. Masalah yang sangat sulit adalah berkomunikasi di luar lingkungan, karena di luar tidak begitu mudah bagi aku yang   kubayangkan. Aku sih pernah diminta guru aku untuk bersosialisasi dengan beberapa sekolah umum maupun diluar lingkungan, ternyata bagiku itu hanya mencoba berkomunikasi dengan di luar dan menghilangkan rasa minder. Tap...