Langsung ke konten utama

Saat aku bertemu dengan seorang baru kenal..

2 bulan yang lalu, aku baru bertemu dengan seorang baru kukenal di Gereja. Aku melihatnya tanpa jabat tangan, sepertinya belum kenal.. Tapi, dia hanya melewati saja tanpa kenal siapapun, dia berjalan menuju tempat beribadah..
Sebenarnya aku mencoba berkomunikasi dengannya, tapi dalam hati "apakah ini kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Inggris? karena saya itu tunarungu, bagiku tidak semudah itu".
Dalam pertanyaan dalam hati saya itu pasti ada yang JK (Jalan Keluar) untuk berkomunikasi dengannya..

Saat di tempat beribadah, saya duduk di sebelah teman saya.. Dan, aku masih melihatnya tapi bukan bermaksud menyukainya.. Melainkan, aku mencoba menangkap isi orbolan antara dia dan guru saya..
Ternyata, aku mengerti isi orbolan antara mereka, namun dia bisa berbahasa Indonesia.. Beruntungnya, kalau dia masih berbahasa Inggris dan begitupun tidak semudah itu.. Sebab, vokal saya masih belum lancar.. Jadi, akibatnya mengalami kesulitan besar bagiku..
Beberapa jam, kami masih beribadah di gereja, sambil nyanyian dan membaca alkitab.. Dia mainkan gitar untuk lagu pujian Tuhan..
Setelah itu, kami berdoa dan menceritakan isi firman Tuhan sampai selesai, aku pun mendengarnya. :)

Selesai beribadah, dia sama guru saya sedang menuju ke ruang makan di Gereja, aku juga mengikutinya. Kami sedan mengambil makanan tersebut, tapi saya berdiri dan dia juga sama. Sehingga, dia lagi dihadapanku saat makan bersama, tapi dia hanya memberiku sebuah senyuman ala dia ke saya.. Lalu, aku membalasnya sebagai senyumanku ke dia.. Tiba-tiba guruku yang menghampiriku dan menyuruh aku berkenalan dengan dia, guruku bilang "coba kamu berbicara dengannya, dia teman saya. sebutkan namamu padanya". Dan itu, aku pun mengerti ngomongnya dan aku angkat bicara dengannya "Nama saya Indira", tapi dia saja belum mengerti maksudku sebab oralku saja kurang jelas.. Namun itu, guruku yang membantunya untuk memberitahunya "Namanya Indira, maaf ini anak tunarungu", begitupun dia mendengar seperti belum pernah lihat aku seperti ini dan bilang saja "Oh, nama saya S***n" sambil jabatan tangan. Lagi asyik berngobrol dengannya, "darimana asalmu?" tanyaku dengan tahu. Tak lama dia begitu menjawab dengan cepat "Dari Jerman, tapi saya tinggal di Ungaran". Dengar dari orang yang mau berkenalan dengannya, aku pun menjauh agar bisa berngobrol dengannya.

5 menit, aku sudah dijemput mama saya. Aku pamit sama guruku dan dia, salaman dengan dia termasuk guruku sehingga melambaikan tangan sebagai pamit dengan teman saya.



Sampai dirumah aku, aku sempat berpikir dan mau minta facebook miliknya untuk berteman. Bahkan aku punya akal untuk sms guruku, smsku ke guruku "saya mau minta facebook milik S***n, tolong bilang padanya ya. thanks before". Sambil menunggu dari sms guruku, aku sedang ganti pakaian dan juga melepaskan sepatuku. Langsung makan dan mau mengerjakan tugasku.. Sampai jam 8 baru dapat sms dari guruku "ni numb S***n, 085727******", kurasa aku ga pernah minta seperti ini maklum saya bukan menyukainya tapi hanya berteman. Nomer itu akan kusimpan, tanpa berpikir lama dan mau sms ke dia "Hi, s****, how are you? I'm here I'm Indira, are you remember that?". Lama sekali, dia membalas smsku, mungkin dia lagi perjalanan dan sedang istirahat sebentar..
20 menit, diapun membalasku sms dan lihat percakapan ini dibawah.
Dia : "Yeah, I'm fine, and you? I'm remember"
Aku : "I'm fine, do you ever see me if I'm deaf?"
Dia : "Never, aku baru sekali bertemu"
Aku : "Aku baru tahu apa yang kau katakan"

Mohon maaf hanya separuh, karena saya lupa percakapan tersebut. Sebab, percakapan terlalu banyak sampai asyik berngobrol dengannya haha.. :D

INILAH PENGALAMANKU SAAT BERTEMU BULE! :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hello! I'm back!  Be the way, I was busy to handle my task while I got the activies and job!  Aku senang kembali menulis di blogku, menulis adalah ceritaku. Apapun suaraku yang kupakai buat menulis. Ya, ini adalah kehidupanku.  Kehidupanku masih tetap datar, tapi menjalani hidupku penuh berliku-liku karena sedang memperjuangkan hak-hak dalam segala hal. Hidup aku dalam dunia sunyi karena aku terlahir anak Tuli sejak lahir. Tapi, aku bersyukur aku normal selayaknya anak normal sehingga lebih bersyukur lagi keluargaku menggunakan bahasa Isyarat (abjad). Bahasa Isyarat adalah akses komunikasi bagi anak Tuli.  Selama hidup yang penuh sunyi, aku sini tidak begitu menghiraukan dengan masa depanku. Selalu bersyukur jika memproses dalam hidupku yang dijalani.  Jadi, aku masih berusaha belajar menyerap lingkungan yang berbeda agar meningkatkan kualitas dan kenyamanan kita gunakan.  Salam semangat, Ira. 

2022, I am back.

6 tahun yang lalu, hidupku penuh kejutan dan mampu melewati kehidupanku saat ditengah badai yang menyerangku. Hidup ini tidak selalu indah yang kukira, hanya bisa kita merasakan adalah titik dimana aku rasakan lalu akan merenungkan.  Pekerjaanku? Cinta? Rencana? Keluarga? Pendidikan? banyak yang hal yang terjadi di hidup saat ini, yang ku lewati. So, aku berusaha untuk menghargai waktuku dan berusaha sebaik mungkin terhadap kehidupan saat ini.  Banyak hal yang aku harus mengejar tujuanku akan capai, tujuanku merupakan pencarian jati diri yang akan dibentuk. Nah, aku masih mencari apa penyebabnya dan solusinya saat aku menjalani hidup aku. Tidak mudah ketika aku menjalani tujuan dan hidup, karena banyaknya yang akan kubenahi.  Saatnya, aku melanjutkan hidup pada berikutnya :)

Kata-kata dari Justin Bieber :).

“There’s gonna be times in your life when people say you can’t do something. And there’s gonna be times in your life when people say that you can’t live your dreams. This is what I tell them: Never say never!” “I have crushes, but they’re all too old. Like Beyonce -she has a husband, I might get shot. I went up to give Beyonce a hug at the Grammy’s and Jay-Z said, watch out buddy! He was kidding, but you know…” “I’m telling you, people. Everyday we wake up is another blessing. Follow your dreams and don’t let anyone stop you. Never say never.” I know my friends, family and fans know the person I am. Hearing adults spread lies and rumors is part of their job I guess. But all I have to say is… kill them with kindness. “I’m a really claustrophobic person to begin with. I hate elevators, especially crammed elevators. I get really scared. So I think that it’s very definitely scary when girls are all around me and I can’t go anywhere. At the same time, I guess I got to get used to i...