Jawabanku banyak salah, diriku salah, hidupku serba salah. Itulah sebuah kesalahanku yang berat, tetapi ingat pesan guru saya termasuk orangtua saya "setiap kali banyak salah, janganlah takut dengan berbuat salah itu akan memberi pelajaran bagimu. Kalau tidak merasakan kesalahan kita, maka kita belum bisa melakukan sampai titik keberhasilan. Jika mendapatkan kesalahan kita, itu akan jadikan pelajaran. Belajar dengan usaha keras!" Saya berpikir dengan keras dan dalam hati saya "kenapa ya saya harus fokus kesalahanku? Apa itu harus saya bertindak agar jera dengan kesalahanku?". Pikiranku berubah menjadi serius, awalnya merasakan yang ada yang sama pendapat guru saya. Itu menjadi menambah beban, bukan saya abaikan pendapatnya. Pendapatnya secara tegas dan dilihat dari faktaku. Pendapatnya digunakan untuk mempelajari dengan sebaik-baiknya, itu bukan MAIN! Sedikit demi sedikit saya akan belajar mengenal diri sendiri, untuk mengenal diri sendiri, titik awal posisi mana ...